Sejarah dan asal usul batu bacan

Sejarah dan asal usul batu bacan - Pencarian kesenian dan tarian budaya dengan kata kunci " Sejarah dan asal usul batu bacan " di temukan di suog.co. Untuk mencari informasi atau artikel sejarah yang sesuai dengan tarian, lagu daerah, alat musik tradisional, budaya, gambar, kesenian, asal usul, asal muasal, cerita rakyat anda dapat menuliskan kata kunci yang ada pada kolom pencarian yang sudah tersedia.

Dengan semakin berkembang nya teknologi internet, situs suog.co berusaha untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sejarah di dunia, khususnya kesenian. Situs suog.co memiliki ratusan artikel kesenian tari dan alat musik tradisional misal " Sejarah dan asal usul batu bacan " yang di anda jadikan masukan atau bahan referensi ilmu pengetahuan anda.

Baca : Sejarah dan asal usul batu bacan
Foto batu bacan

Foto batu bacan

Jauh sebelum masyarakat menggemari batuan mulia, kepopuleran batu Bacan sudah sejak lama dikenal. Maklum, batu alam ini digunakan sebagai perhiasan pada masa kesultanan (Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan). Nama “Bacan” adalah nama sebuah pulau yang teletak di sebelah barat daya pulau Halmahera. Pulau ini masuk dalam  Kabupaten Halmahera Selatan provinsi Maluku Utara.

Sebenarnya, awalnya batu Bacan tidaklah ditambang di Pulau Bacan melainkan di Pulau Kasiruta yang terletak di sebelah barat Pulau Bacan. Lalu kenapa nama Bacan yang justru terkenal? ini terjadi karena ibukota Kabupaten Halmahera Selatan yaitu Labuha berada di Pulau Bacan sehingga justru nama Bacanlah yang terkenal.

Walaupun demikian, desa-desa yang ada di Pulau Kasiruta yang menjadi tempat penambangan batu ini juga diikutkan misalnya Bacan Doko yang mengacu pada Desa Doko yang justru terdapat di Kasiruta.

Irwan Muksin,dkk dalam laporannya mengenai Eksplorasi Umum Batumulia Di Daerah Pulau Kasiruta Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara mengungkapkan bahwa Potensi batu mulia di Pulau Kasiruta terpusat di bagian barat pulau Kasiruta, terutama di sekitar wilayah Desa Palamea, Desa Doko, Desa Bisori dan Desa Imbuimbu.

Pulau batu bacan

Pulau batu bacan

Lebih lanjut penelitian tersebut menemukan bahwa batumulia krisokola di daerah Pulau Kasiruta ini tersebar di tujuh lokasi meliputi wilayah empat desa, yaitu Desa Palamea, Desa Imbuimbu, Desa Doko dan Desa Bisori. Sedangkan batumulia jasper tersebar di dua desa yakni Desa Doko dan Desa Imbuimbu.

Begitu terkenalnya batu bacan sehingga batu mulia ini menjadi cinderamata berharga yang diberikan kepada berbagai pemimpin dunia. Beberapa diantaranya adalah Presiden Soekarno saat mengunjungi Pulau Bacan. Juga dijadikan hadiah oleh Presiden SBY kepada Presiden Amerika, Barrack Obama dalam sebuah pertemuan di Bali.

Popularitas batu bacan semakin terangkat pada tahun 1994 ketika pasar luar negeri mulai memburu batu jenis ini. Dan mencapai puncaknya sejak tahun 2005 lalu hingga saat ini.

Seiring dengan semakin besarnya animo masyarakat terhadap batu bacan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berencana membangun monumen batu bacan di Kota Labuha yang ditujukan untuk memperkenalkan Halmahera Selatan sebagai pusat batu akik di Indonesia.

Dengan alasan hak cipta (copyright) atas artikel asal usul dengan judul Sejarah dan asal usul batu bacan yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. suog.co hanya menampilkan sebagian isi dari Sejarah dan asal usul batu bacan. Untuk memudahkan pencarian artikel asal usul, suog.co juga menyediakan layanan pencarian artikel seputar sejarah, seperti Sejarah dan asal usul batu bacan yang dapat anda temukan dengan layanan pencarian yang sudah tersedia. Dan seluruh artikel asal usul yang terdapat di suog.co ini kami ambil dari beberapa blog atau situs kesenian dan sejarah yang sudah terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Sejarah dan asal usul batu bacan secara lengkap, anda dapat mencari beberapa artikel sejarah pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Artikel seni budaya di cari :

gambar tato burung murai batu, dwnload video dayak menari