Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul

Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul - Pencarian kesenian dan tarian budaya dengan kata kunci " Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul " di temukan di suog.co. Untuk mencari informasi atau artikel sejarah yang sesuai dengan tarian, lagu daerah, alat musik tradisional, budaya, gambar, kesenian, asal usul, asal muasal, cerita rakyat anda dapat menuliskan kata kunci yang ada pada kolom pencarian yang sudah tersedia.

Dengan semakin berkembang nya teknologi internet, situs suog.co berusaha untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sejarah di dunia, khususnya kesenian. Situs suog.co memiliki ratusan artikel kesenian tari dan alat musik tradisional misal " Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul " yang di anda jadikan masukan atau bahan referensi ilmu pengetahuan anda.

Baca : Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul
Foto pemusik stambul

Foto pemusik stambul

Asal usul musik stambul – Sebutan untuk satu jenis musik keroncong. Keroncong dan stambul ibarat dua bersaudara dalam satu jenis musik, yakni musik keroncong itu sendiri. Jika memperhatikan judul-judul keroncong, misalnya, keroncong kemayoran, keroncong telomoyo, maka masyarakat pada masa Hindia Belanda dahulu menyebut keroncong stambul dan akhirnya disingkat menjadi stambul saja, misalnya stambul dua, stambul nasib, atau siti chairani, curang, macan ketawa. Bedanya dalam kesan melodius yang ditimbulkan pada pendengaran pribumi, ialah keroncong stambul bersifat minor, karena akordik yang mengawali susunan harmoni atau keseluruhan harmonisasi musik dan nyanyiannya didominasi pada skala minor atau ters kecil. Keroncong biasa adalah diatonik ters besar alias mayor.

Keroncong harus dinyanyikan selalu, berbeda dengan stambul hanya dengan permainan gitar ia dapat dimainkan secara instrumental tunggal (melodi gitar), misalnya pada malam hari pada waktu suasana telah sepi dan di terang bulan. Nuansa musiknya hampir sama dengan musik padang pasir dari Timur Tengah atau nyanyian lamentasi Melayu di Sumatera Timur.

Hal itu tidak mengherankan karena keroncong jenis stambul, datang di Jakarta pada masa atau sebelum PD I, dibawa oleh perkumpulan yang dinamakan Opera Bangsawan pertama, terkenal dengan nama “Opera fa ‘far Turki”: yang berasal dari Medan. Terdapat dugaan bahwa rangkaian kata-kata stambul, bangsawan, Turki, merupakan ungkapan rasa simpati masyarakat Indonesia terutama para pejuang dari partai Islam masa kemerdekaan kepada Kerajaan Turki. Kota Istambul merupakan kota kebudayaan dimana opera musik Eropa menjadi tontonan bagi para bangsawan, dengan cerita-cerita sejarah yang dramatis dan memerlukan musik serta nyanyian pengiring yang menghidupkan suasana tragedi.

Sepotong melodi dari keroncong stambul berikut ini, jelas menyuarakan wujud melodius lagu Melayu Sumatera Timur berjudul Sri Mersing. Pada zaman dahulu di Betawi, Batavia, Jakarta, hal itu tersimpul dalam lagu keroncong stambul bernama keroncong pandan. Sementara itu terdapat salah tafsir tentang lagu itu, yaitu keroncong bandan, karena menurut beberapa pendapat, lagu lama itu awalnya dinyanyikan oleh orang- orang di Kampung Bandan, Jakarta Kota.

Alat musik stambul

Alat musik stambul

Jenis-jenis musik stambul

Stambul I

contohnya lagu Terang Bulan, Potong Padi. Ciri permainannya dimulai dengan Tonika. Terdiri dari 8 birama yang dinyanyikan 2 X 8 birama, dengan kata-kata yang umumnya berupa pantun.

Stambul II

contoh lagu Kenangan (Sapari & WS Nardi), Kecewa (Samsidi). Permainannya dimulai dengan solo vocal, kemudian disusul musiknya dengan kord Sub Dominan. Biasanya terdiri dari 18 birama, kodanya Tonika – Sub Dominan – Dominan – Tonika. Terdiri dari 16 birama, yang dinyanyikan 2 X 16 birama, dengan syair berupa pantun.

Stambul III

contohnya lagu Sarinah, Keroncong Kemayoran. Merupakan campuran antara lagu stambul dan keroncong. Harmoni dimulai dengan kord Dominanseptim lalu beralih ke Tonika, kadang-kadang sebagai pemanis juga memakai Dubbledominan.

Ciri-ciri musik stambul

  • Birama 4/4
  • Terdiri dari 16 bar
  • Merupakan variasi dari keroncong
  • Muncul pada sekitar permulaan abad ke 20

Contoh musik stambul

Badendang di Piaman
Gesek rabab duo talinyo
Lagu Stambul Piaman …
Cubo danga, iko pantunnyo
Piaman ka Simabua
Sala lauak dalam tenongnyo
Jikok kabau batalua …
Bara buruak onggok congkongnyo
Lagu Stambul Piaman
Sadonyo urang suko
Rang siak jo pareman
Jimek rato sadonyo
Badendang di Piaman
Gesek rabab duo talinyo
Lagu Stambul Piaman …
Lagu stambul jaman Apollo
Piaman ka Simabua
Jinjiang balam dalam sangkaknyo
Jikok kudo basiua …
Bara buruk cibia muncuangnyo
Lagu Stambul Piaman
Sadonyo urang suko
Rang siak jo pareman
Jimek rato sadonyo

Dengan alasan hak cipta (copyright) atas artikel asal usul dengan judul Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. suog.co hanya menampilkan sebagian isi dari Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul. Untuk memudahkan pencarian artikel asal usul, suog.co juga menyediakan layanan pencarian artikel seputar sejarah, seperti Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul yang dapat anda temukan dengan layanan pencarian yang sudah tersedia. Dan seluruh artikel asal usul yang terdapat di suog.co ini kami ambil dari beberapa blog atau situs kesenian dan sejarah yang sudah terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Sejarah asal muasal dan perkembangan musik stambul secara lengkap, anda dapat mencari beberapa artikel sejarah pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Artikel seni budaya di cari :

ASAL USUL PERTUNJUKAN rabab pasisia MAKALAH, contoh teks eksposisi sinden, wacana pedaran adat pernikahan sunda