Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi

Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi - Pencarian kesenian dan tarian budaya dengan kata kunci " Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi " di temukan di suog.co. Untuk mencari informasi atau artikel sejarah yang sesuai dengan tarian, lagu daerah, alat musik tradisional, budaya, gambar, kesenian, asal usul, asal muasal, cerita rakyat anda dapat menuliskan kata kunci yang ada pada kolom pencarian yang sudah tersedia.

Dengan semakin berkembang nya teknologi internet, situs suog.co berusaha untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sejarah di dunia, khususnya kesenian. Situs suog.co memiliki ratusan artikel kesenian tari dan alat musik tradisional misal " Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi " yang di anda jadikan masukan atau bahan referensi ilmu pengetahuan anda.

Baca : Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi
Aspek antropologi

Aspek antropologi

Apa yang di maksud dengan antropologi – Antropologi berasal dari bahasa Yunani ‘Antropos’ dan ‘Logos’, berdasarkan epistemologis atau asal katanya antropologi dibagi menjadi 2 pengertian diantaranya “Antropos” yang berarti makhluk manusia dan “Logos” yang berarti pikir, pengetahuan yang terorganisir atau Ilmu. Jadi pengetahuan yang tidak terorganisir tidak tersistematisir, bukan ilmu tetapi hanya melihat pada gejala.

Sejarah singkat ilmu antropologi

FASE PERTAMA (SEBELUM TAHUN 1800-AN)

Sekitar abad ke-15-16, bangsa-bangsa di Eropa mulai berlomba-lomba untuk menjelajahi dunia. Mulai dari Afrika, Amerika, Asia, hingga ke Australia. Dalam penjelajahannya mereka banyak menemukan hal-hal baru. Mereka juga banyak menjumpai suku-suku yang asing bagi mereka. Kisah-kisah petualangan dan penemuan mereka kemudian mereka catat di buku harian ataupun jurnal perjalanan. Mereka mencatat segala sesuatu yang berhubungan dengan suku-suku asing tersebut. Mulai dari ciri-ciri fisik, kebudayaan, susunan masyarakat, atau bahasa dari suku tersebut. Bahan-bahan yang berisi tentang deskripsi suku asing tersebut kemudian dikenal dengan bahan etnogragfi atau deskripsi tentang bangsa-bangsa.

Bahan etnografi itu menarik perhatian pelajar-pelajar di Eropa. Kemudian, pada permulaan abad ke-19 perhatian bangsa Eropa terhadap bahan-bahan etnografi suku luar Eropa dari sudut pandang ilmiah, menjadi sangat besar. Karena itu, timbul usaha-usaha untuk mengintegrasikan seluruh himpunan bahan etnografi.

FASE KEDUA (TAHUN 1800-AN)

Pada fase ini, bahan-bahan etnografi tersebut telah disusun menjadi karangan-karangan berdasarkan cara berpikir evolusi masyarakat pada saat itu. masyarakat dan kebudayaan berevolusi secara perlahan-lahan dan dalam jangka waktu yang lama. Mereka menganggap bangsa-bangsa selain Eropa sebagai bangsa-bangsa primitif yang tertinggal, dan menganggap Eropa sebagai bangsa yang tinggi kebudayaannya.

Pada fase ini, Antopologi bertujuan akademis, mereka mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud untuk memperoleh pemahaman tentang tingkat-tingkat sejarah penyebaran kebudayaan manusia.

FASE KETIGA (AWAL ABAD KE-20)

Pada fase ini, negara-negara di Eropa berlomba-lomba membangun koloni di benua lain seperti Asia, Amerika, Australia dan Afrika. Dalam rangka membangun koloni-koloni tersebut, muncul berbagai kendala seperti serangan dari bangsa asli, pemberontakan-pemberontakan, cuaca yang kurang cocok bagi bangsa Eropa serta hambatan-hambatan lain. Dalam menghadapinya, pemerintahan kolonial negara Eropa berusaha mencari-cari kelemahan suku asli untuk kemudian menaklukannya. Untuk itulah mereka mulai mempelajari bahan-bahan etnografi tentang suku-suku bangsa di luar Eropa, mempelajari kebudayaan dan kebiasaannya, untuk kepentingan pemerintah kolonial.

Pada fase ini, Antropologi berkembang secara pesat. Kebudayaan-kebudayaan suku bangsa asli yang di jajah bangsa Eropa, mulai hilang akibat terpengaruh kebudayaan bangsa Eropa.
Pada masa ini pula terjadi sebuah perang besar di Eropa, Perang Dunia II. Perang ini membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia dan membawa sebagian besar negara-negara di dunia kepada kehancuran total. Kehancuran itu menghasilkan kemiskinan, kesenjangan sosial, dan kesengsaraan yang tak berujung.
Namun pada saat itu juga, muncul semangat nasionalisme bangsa-bangsa yang dijajah Eropa untuk keluar dari belenggu penjajahan. Sebagian dari bangsa-bangsa tersebut berhasil mereka. Namun banyak masyarakatnya yang masih memendam dendam terhadap bangsa Eropa yang telah menjajah mereka selama bertahun-tahun.
Proses-proses perubahan tersebut menyebabkan perhatian ilmu antropologi tidak lagi ditujukan kepada penduduk pedesaan di luar Eropa, tetapi juga kepada suku bangsa di daerah pedalaman Eropa seperti suku bangsa Soami, Flam dan Lapp.

Definisi antropologi menurut para ahli

  • William A. Havilland : Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.
  • David Hunter : Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia.
  • Koentjaraningrat : Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.

Objek kajian Antropologi

Objek dari antropologi adalah manusia di dalam masyarakat suku bangsa, kebudayaan dan prilakunya. Antropologi adalah suatu studi ilmu yang mempelajari tentang manusia baik dari segi budaya, perilaku, keanekaragaman dan lain sebagainya, objek kajian Antropologi adalah manusia didalam masyarakat suku bangsa kebudayaan dan perilakunya.

Ciri-ciri dan Hakikat Antropologi

sebagai berikut :

Ciri-ciri antropologi sebagai ilmu pengetahuan adalah:

  • empiris artinya ilmu pengetahuan tersebut didasarkan pada observasi terhadap kenyataan dan akal sehat serta hasilnya tidak bersifat spekulatif
  • teoritis artinya suatu ilmu pengetahuan yang selalu berusaha untuk menyusun abstraksi dari hasil pengamatan
    kumulatif artinya disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada atau memperbaiki, memperluas serta memperkuat teori-teori yang lama
  • non etis artinya pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam.

Hakikat antropologi sebagai ilmu pengetahuan adalah :

  • merupakan ilmu sosial
  • bersifat normatif
  • tergolong ke dalam ilmu murni dan juga ilmu terapan
  • ilmu pengetahuan yang abstrak
  • bertujuan menghasilkan pengertian dan pola umum manusia dan masyarakatnya
  • merupakan ilmu pengetahuan umum

Tujuan antropologi

Dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Tujuan akademisnya berusaha memberi pengertian tentang manusia sebagai masyarakat, suku bangsa, perilaku dan kebudayaannya.
  • Tujuan praktis adalah mempelajari manusia, perilaku, dan kebudayaanya guna membangun masyarakat suku bangsa itu sendiri.

Ruang Lingkup Antropologi meliputi :

  • Masalah sejarah asal dan perkembangan manusia dilihat dari ciri-ciri tubuhnya secara evolusi yang dipandang dari segi biologi.
  • Masalah sejarah terjadinya berbagai ragam manusia dari segi ciri-ciri fisiknya.
  • Masalah perkembangan,penyebaran,dan terjadinya beragam kebudayaan di dunia.
  • Masalah sejarah asal, perkembangan, serta penyebaran berbagai macam bahasa di seluruh dunia.
  • Masalah mengenai asas-asas kebudayaan manusia dalam kehidupan masyarakat-masarakat suku bangsa di dunia.

Manfaat Antropologi

Ilmu pengetahuan antropologi memiliki tujuan manfaat untuk mempelajari manusia dalam bermasyarakat suku bangsa, berperilaku dan berkebudayaan untuk membangun masyarakat itu sendiri.

Dengan alasan hak cipta (copyright) atas artikel asal usul dengan judul Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. suog.co hanya menampilkan sebagian isi dari Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi. Untuk memudahkan pencarian artikel asal usul, suog.co juga menyediakan layanan pencarian artikel seputar sejarah, seperti Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi yang dapat anda temukan dengan layanan pencarian yang sudah tersedia. Dan seluruh artikel asal usul yang terdapat di suog.co ini kami ambil dari beberapa blog atau situs kesenian dan sejarah yang sudah terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Pengertian dan sejarah singkat perkembangan antropologi secara lengkap, anda dapat mencari beberapa artikel sejarah pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Artikel seni budaya di cari :

apa arti dari askot, rampak sekar pengertian sejarah singkat, pola garapan adalah, pengertian taik, pengertian hokya, pengertian bungkusan, materi modifikasi lukisan, definisi bujang ganong, cerita tentangkarnaval 1 muharram, bahan pembuatan saron, unsur cerita fantasi seni gandrung