Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya

Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya - Pencarian kesenian dan tarian budaya dengan kata kunci " Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya " di temukan di suog.co. Untuk mencari informasi atau artikel sejarah yang sesuai dengan tarian, lagu daerah, alat musik tradisional, budaya, gambar, kesenian, asal usul, asal muasal, cerita rakyat anda dapat menuliskan kata kunci yang ada pada kolom pencarian yang sudah tersedia.

Dengan semakin berkembang nya teknologi internet, situs suog.co berusaha untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sejarah di dunia, khususnya kesenian. Situs suog.co memiliki ratusan artikel kesenian tari dan alat musik tradisional misal " Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya " yang di anda jadikan masukan atau bahan referensi ilmu pengetahuan anda.

Baca : Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya
Foto tari turonggo yakso

Foto tari turonggo yakso

Sejarah tari turonggo yakso – Kesenian khas Kabupateen Trenggalek adalah semacam kesenian jaranan yang disebut Tari Turonggo Yakso.
Tari Turonggo Yakso tidak seperti jaranan yang banyak terdapat di daerah lain, Turonggo Yakso menggunakan kuda kepang yang terbuat dari kulit sapi/kerbau dan berkepala raksasa berambut tebal. Gerak tari dan gendhing pengiringnya sangat dinamis dan energik.

Tarian Turonggo Yakso merupakan pengembangan dari Tarian Jaranan yang dikembangkan di Kabupaten Trenggalek. Pembinana dan pengembangan tersebut atas prakarsa Kantor Depertamen Pendidikan dan Budaya (DEPDIKBUD) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, Tidak seperti jaranan yang banyak terdapat di daerah lain, Turonggo Yakso menggunakan kuda kepang yang terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau dan berkepala raksasa berambut tebal. Gerak tari dan gendhing pengiringnya sangat dinamis dan energik (Trenggalek).

Kesenian Turonggo Yakso ini artinya kesenian Kuda Lumping tapi berkepala dan berbadan Raksasa(Buto), karena Kata “Turonggo” berarti kuda, dan “Yakso” berarti Raksasa.

Raksasa adalah gambaran dari orang jahat dalam pewayangan Jawa. Dalam kehidupan nyata di kaitkan dengan keserakahan hidup, kesombongan, dan hal-hal yang berbau Kejahatan.
Mulut lebar menggambarkan bahwa perbuatannya tidak cocok dengan apa yang di ucapkan, (omong besar).
Gigi taring panjang dan tajam menggambarkan sifat yang bengis.
Roman muka yang riang dan selalu tertawa menggambarkan sifat seseorang yang selalu berhura-hura dan bersenang-senang menghamburkan harta, digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat.Badan tinggi besar mengambarkan bahwa, makanan yang dikonsumsi banyak। Makanan yang diserap libih terfokus ke perkembangan badan dari pada otok। Sehingga Buto menggambarkan sesorang yang mengutamakan kekuatan (otot) dari pada pikiran (akal).

Fungsi tari turonggo yakso

Untuk mendapatkan*berkah sekaligus mengatasi malapetaka

Penyajian tari turonggo yakso

Tari Turonggo Yakso sebagai tarian yang mempunyai kareografi bebas dan atraktif, tidak mempunyai regulasi-regulasi dalam implementasi geraknya sehingga tampak tidak ada suatu batas tertentu dalam setiap gerakan-gerakannya. Hal ini dilakukan agar sifat dinamis dan energik dapat dipertahankan atau ditonjolkan.

Gerakan tari turonggo yakso

Gerak lengan yang lebih tinggi dari bahu, ada gerak meloncat, dan berlari lari kecil.

Iringan musik turonggo yakso

Para peraga yang terlibat di dalam penyajian kesenian ini Pemusik dan vokalis, pemusik atau penabuh gamelan, kemudian ditambah sinden (vokalis putri) dan wira swara (vokalis putra)

Tata rias tari turonggo yakso

Untuk para penari putri dan para penari putra merias wajah agar dapat menimbulkan efek terkesan tampan dan jantan, seperti menebalkan alis, memerahkan bibir, membuat kumis, jambang dan jenggot dengan menggunakan pensil alis, memakai bedak muka dan pemerah pipi.

Busana tari turonggo yakso

Bagian bawah celana 3/4 dan atas baju panjang dengan warna mencolok dengan rompi yang warnanya kontras dengan bajunya ataupun para penari dapat bertelanjang dada. Pada bagian bawah dililitkan jarit sampai pada atas lutut Kedua ujungnya dilipat menyerupai dasi pada bagian bawah dan slayer ditalikan pada lipatan jarit. Kemudian, untuk para penabuh gamelan menggunakan beskap bercelana panjang dan mengenakan blangkon.

Dengan alasan hak cipta (copyright) atas artikel asal usul dengan judul Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. suog.co hanya menampilkan sebagian isi dari Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya. Untuk memudahkan pencarian artikel asal usul, suog.co juga menyediakan layanan pencarian artikel seputar sejarah, seperti Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya yang dapat anda temukan dengan layanan pencarian yang sudah tersedia. Dan seluruh artikel asal usul yang terdapat di suog.co ini kami ambil dari beberapa blog atau situs kesenian dan sejarah yang sudah terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Asal mula berdirinya tari turonggo yakso dan perkembangannya secara lengkap, anda dapat mencari beberapa artikel sejarah pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Artikel seni budaya di cari :

you mekabup, puisi tentang jaranan, penjiwan tari gambyong adalah, tari deguq joa jumlah penari, spanduk jaranan, model kace-kace jaranan, meke up jaranan, lukisan anak jaranan, kostum baju jaranan buto, gambar kata kata bujangganong, gambar jaranan desain kaos, gambar barongan turonggo yakso, gambar animasi jaranan buto, empet terompet jaranan, baju bopo jaranan, asal jranan turonggo wilis